Penghakiman

Penghakiman

tribunal
Single2025
Api yang membelah kegelapan menerangi kebenaran. "Tribunal" adalah lagu dark rock yang dramatis dan megah, mengisahkan tentang sang pengadil yang bangkit melawan raja pendusta. Ketukan yang menyala hebat dan paduan suara yang agung saling bersilangan, bergema seolah mempertanyakan "apakah keadilan itu?" dan "apakah dosa itu?". Di dunia yang perlahan hancur, akankah ia memilih kehancuran, atau keselamatan? Lagu sinematik dan menegangkan ini melukiskan sebuah jiwa yang bimbang di antara cahaya dan kegelapan, serta kebenaran dan kepalsuan.

MUSIC VIDEO

Dengarkan ↗

Lirik (Jepang)

黒い街を抜けて行く 偽りの王の影 笑う仮面の裏側で 沈む嘘が疼く 正義を名乗る悪の声 響く夜の帳 燃え上がる裁きの炎が 今、真実を照らす 選ばれし刃は 迷わずに貫く 「許されぬものよ 終焉を知れ」と 裁け!裁け!その手で掴め 闇の奥まで届く光 偽りを暴き 罰を与えろ 正義は ここに蘇る 嘲る声が木霊する 血塗られた王座 崩れゆく虚飾の塔 終わりの鐘が鳴る 罪と罰が交差する 運命の回廊で 彼の目は静かに告げる 「これが真の裁きだ」 崩れ落ちる悪の声 最後の叫び その瞬間、夜明けが訪れる 裁け!裁け!迷いを断て 光の刃を掲げろ 偽善を裂いて 真実を示せ 今こそ勝利の時だ 静寂の中 残るのは一つの影 その瞳に映るのは 滅びか、救いか そして彼は歩き出す 血の雨の中でも 笑みを浮かべながら 裁け!裁け!世界を照らせ 黒い空にも光を放て 悪を砕き 正義を示せ 今ここに裁きの詩が響く 鐘の音が遠くで鳴る 闇が消え、光が街を包む 裁き者はただ静かに立ち去る 新しい夜明けを背にして

Terjemahan

Menembus kota kelam, bayang sang raja pendusta Di balik topeng yang tertawa, dusta yang tenggelam terasa perih Suara kejahatan berkedok keadilan bergema di tirai malam Nyala api penghakiman kini menerangi kebenaran Bilah yang terpilih menembus tanpa ragu "Wahai yang tak terampuni, ketahuilah akhirmu" Hakimi! Hakimi! Genggamlah dengan tanganmu Cahaya yang menjangkau relung kegelapan Bongkar kepalsuan dan jatuhkan hukuman Keadilan bangkit kembali di sini Suara ejekan menggema di singgasana berlumur darah Menara kemegahan semu yang runtuh, lonceng akhir berdentang Di koridor takdir tempat dosa dan hukuman bersilang Matanya berkata dalam sunyi, "Inilah penghakiman sejati" Suara kejahatan yang runtuh, jeritan terakhir Pada saat itu juga, fajar menyingsing Hakimi! Hakimi! Tebaslah segala keraguan Angkatlah pedang cahaya Belah kemunafikan dan tunjukkan kebenaran Inilah saatnya meraih kemenangan Dalam kesunyian, yang tersisa hanyalah satu bayangan Yang terpantul di matanya, apakah kehancuran atau keselamatan Lalu ia pun melangkah maju Meski di tengah hujan darah, dengan senyuman tersungging Hakimi! Hakimi! Terangilah dunia Pancarkan cahaya ke langit kelam Hancurkan kejahatan dan buktikan keadilan Kini puisi penghakiman bergema di sini Suara lonceng berdentang di kejauhan Kegelapan sirna, cahaya menyelimuti kota Sang pengadil berlalu pergi dalam hening Memunggungi fajar yang baru