Chrono Alice

Chrono Alice

Single2025
Dituntun oleh suara jarum jam yang terdistorsi, sebuah pintu terbuka di antara mimpi dan kenyataan. Hutan yang hitam, bulan yang merah, kota yang terbalik. Mereka berdua melangkah maju mengarungi "labirin waktu," mengubah bahkan takdir yang hampir hancur menjadi tarian waltz. Ketukan yang menyerupai detak jantung dan alunan synth yang lembut merajut serpihan ingatan, menuju momen ketika dunia kembali dipenuhi warna di balik tirai monokrom. Sebelum jarum jam berhenti berdetak, lagu ini akan menautkan dirimu bersama dengan mimpi. Ini adalah lagu fantastis bagaikan mimpi yang menceritakan tentang waktu.

Dengarkan ↗

Lirik (Jepang)

歪んだ時計の針が 零れる音に誘われ 夢と現実の境界線 扉が開く 黒い森を駆け抜けて 声をなくした影たち 囁くように響くのは 時を編むメロディ 見上げた空はひび割れたガラス 落ちる欠片に 映る私たち クロノアリス 時の迷宮 光と闇を 彷徨いながら 壊れそうな 運命さえ あなたとなら 踊り続けられる 紅い月に見下ろされ 逆さまの街が歌う 揺れる心のリズムさえ 奇跡に変わるから 震える手を繋いで進む 砂時計さえ 逆らえるように クロノアリス 果てない夢 廻る幻想に 囚われながら 途切れそうな 未来さえ あなたとなら 塗り替えてゆける 止まらない鼓動はシネマのように モノクロの幕を越えて 彩られていく クロノアリス 迷いの果て 零れ落ちた涙を抱いて 時の彼方 解き放つの 二人だけの パラドクスのワルツ 時計の針が止まる前に あなたと夢を 繋ぎとめて

Terjemahan

Jarum jam yang terdistorsi, terpikat oleh suara yang berjatuhan Di batas antara mimpi dan kenyataan, sebuah pintu terbuka Berlari melintasi hutan yang hitam Bayangan-bayangan yang kehilangan suaranya Yang bergema bagaikan bisikan adalah Melodi yang merajut waktu Langit yang kutatap adalah kaca yang retak Pada serpihan yang jatuh, diri kita terpantul Chrono Alice, labirin waktu Mengembara di antara cahaya dan kegelapan Bahkan takdir yang hampir hancur Jika bersamamu, aku bisa terus menari Di bawah tatapan bulan yang merah Kota yang terbalik pun bernyanyi Bahkan ritme dari hati yang goyah Akan berubah menjadi keajaiban Kita menggenggam tangan yang bergetar dan melangkah maju Seolah bisa menentang jam pasir sekalipun Chrono Alice, mimpi yang tiada akhir Terperangkap dalam ilusi yang terus berputar Bahkan masa depan yang hampir terputus Jika bersamamu, aku bisa mewarnainya kembali Detak jantung yang tak terhenti bagaikan sinema Melewati tirai monokrom, menjadi penuh warna Chrono Alice, di ujung keraguan Mendekap air mata yang jatuh menetes Di seberang waktu, aku membebaskannya Waltz paradoks hanya milik kita berdua Sebelum jarum jam berhenti berdetak Aku menautkan mimpi ini bersamamu