Beat Turunnya Para Dewa

Beat Turunnya Para Dewa

Divine Descent Beat
Single2026.08.02
Denting genta membuka malam, dan genderang yang rendah menggetarkan bumi. Angin dari timur, laut dari barat, salju dari utara, dan api dari selatan—dewa-dewa yang berkumpul dari berbagai penjuru turun dari langit, membangunkan harapan yang tertidur di lubuk hati. "Irama Penurun Dewa" adalah lagu orisinal tentang doa dan kebangkitan yang memadukan nuansa mistis Jepang dengan irama modern. Sebuah lagu yang kuat dan bergema dalam hati, seolah pergi menyambut kembali keberuntungan yang sempat hilang. Di malam saat para dewa menari dalam lingkaran, pagi yang baru di dalam dirimu mulai bergerak. Doa berubah menjadi debaran, dan dari sinilah keberuntungan mulai mengalir.

MUSIC VIDEO

Dengarkan ↗

Lirik (Jepang)

手を打て 一拍 夜がひらく 鈴の音 ひとつ 空へ昇る 東の風が 笛を鳴らし 西の海が 波を叩く 北から雪の神 南から火の神 雲の階段を 音もなく降りる 胸の奥で眠る 小さな願いまで 今夜の鼓動に 呼び覚まされる 神降ろしビート 天まで響け 見えない光が この地に満ちる 神降ろしビート 心を叩け 名もなき神々が 輪になって舞う ハイヤ ハイヤ 福よ降りてこい ハイヤ ハイヤ ハイヤ ハイヤ この胸へ 琴の糸が 月をほどく 低い太鼓が 大地を揺らす 街の屋根にも 森の奥にも 忘れた祈りが 灯りだす 七つの影が 空を渡れば 閉じた運命も 少しずつ動く 泣いた日の跡に 金色の風が吹く もう一度ここから 歩き出せる 神降ろしビート 天まで響け 見えない光が この地に満ちる 神降ろしビート 心を叩け 名もなき神々が 輪になって舞う ハイヤ ハイヤ 福よ降りてこい ハイヤ ハイヤ ハイヤ ハイヤ この胸へ 神降ろしビート 夜明けを呼んで 新しい朝が 今 舞い降りる 鈴の余韻が 胸に残る 福はここから 動き出す

Terjemahan

Tepuk tangan, satu ketukan Malam mulai terbuka Suara genta, berdentang satu Membubung ke angkasa Angin dari timur Meniupkan seruling Lautan di barat Menabuh ombaknya Dewa salju dari utara Dewa api dari selatan Menuruni tangga awan Turun tanpa suara Yang tertidur di lubuk hati Bahkan harapan kecil Oleh debaran malam ini Mulai terbangunkan Irama Penurun Dewa Bergemalah hingga ke langit Cahaya yang tak kasat mata Memenuhi tanah ini Irama Penurun Dewa Tabuhlah hati ini Dewa-dewa tanpa nama Menari dalam lingkaran Haiya, Haiya Turunlah, wahai keberuntungan Haiya, Haiya Haiya, Haiya Ke dalam dada ini Denting dawai koto Mengurai bulan Genderang yang rendah Menggetarkan bumi Di atap-atap kota Dan di pedalaman hutan Doa yang terlupakan Mulai menyala terang Saat tujuh bayangan Melintasi langit Takdir yang tertutup pun Sedikit demi sedikit bergerak Pada jejak hari-hari tangisan Angin keemasan berhembus Sekali lagi dari sini Kita bisa mulai melangkah Irama Penurun Dewa Bergemalah hingga ke langit Cahaya yang tak kasat mata Memenuhi tanah ini Irama Penurun Dewa Tabuhlah hati ini Dewa-dewa tanpa nama Menari dalam lingkaran Haiya, Haiya Turunlah, wahai keberuntungan Haiya, Haiya Haiya, Haiya Ke dalam dada ini Irama Penurun Dewa Memanggil datangnya fajar Pagi yang baru Kini turun menjelma Gema suara genta Tersisa di dalam dada Keberuntungan dari sini Mulai bergerak