Tujuh Perubahan

Tujuh Perubahan

seven changes
Single2025
Senja temaram tempat topeng rubah melambai memanggil, musik festival menggema di kejauhan. "Metamorfosis" adalah lagu bernuansa tradisional Jepang yang menggambarkan momen ketika seseorang menanggalkan sosok pinjaman dan menentukan namanya sendiri. Nuansa emosional instrumen tradisional Jepang dan kilauan synthesizer saling menyatu, dan hati terasa lebih ringan setiap kali warna dilapisi kembali. Merah muda pucat, amber, dan giok; menyalakan inti di tengah warna yang silih berganti, "Dengan suara sejati, sekarang lepaskanlah." Ini adalah lagu yang menawan dan penuh dinamika, yang mendorong kita untuk maju dengan pesan bahwa kita bisa terlahir kembali berkali-kali.

MUSIC VIDEO

Dengarkan ↗

Lirik (Jepang)

宵闇の路地で鈴が鳴る 狐面の影が手招きする 藍にほどける千代紙の夜 名前も告げず 微笑んだ 一歩ごと装いは色を変え 薄紅 琥珀 翡翠のきらめき ほどいた迷いを帯に結び 息を合わせて はじまる 七変化 夜を染めて 花のように心が舞う 借り物じゃないこの鼓動で 私の名は 私が決める 遠く祭囃子 和傘が弾む 足音は拍に追いついていく 簪ひと振り 髪がほどけ 過去の私に手を振った 影と光が指切りをして 戸惑いは風に溶けた 震えた声を抱きしめたら もう戻らない 進める 七変化 風を裂いて 鼓動は明日を呼び寄せる 偽りの姿は置いてゆこう 本当の声で 今 放て 静けさの底で殻が割れる 朱ににじむ 最後の涙 ひとつずつ色を重ね直し 初めての笑顔が芽吹いた 七変化 今この身で 移ろう色に芯を灯す 何度でも生まれ変われる 私の物語は続く 色を重ね直し 初めての笑顔が芽吹き

Terjemahan

Lonceng bergemerincing di gang senja yang temaram Bayangan bertopeng rubah melambai memanggil Malam kertas chiyogami terurai menjadi nila Tersenyum tanpa menyebutkan nama Tiap langkah, pakaian ini berganti warna Kilauan merah muda pucat, amber, dan giok Mengikatkan keraguan yang terurai pada sabuk obi Menyelaraskan napas, lalu dimulai Metamorfosis, mewarnai malam Hati menari layaknya bunga Dengan detak jantung yang bukan pinjaman ini Namaku, aku sendiri yang menentukannya Musik festival di kejauhan, payung kertas memantul Langkah kaki bergegas menyusul irama Sekali ayun tusuk konde, rambutku terurai Melambaikan tangan pada diriku di masa lalu Bayangan dan cahaya mengikat janji kelingking Kebingungan telah melebur dalam hembusan angin Saat mendekap suaraku yang gemetar Tak akan kembali lagi, aku melangkah maju Metamorfosis, membelah angin Detak jantung memanggil hari esok Mari tinggalkan sosok yang palsu Dengan suara sejati, sekarang lepaskanlah Di dasar kesunyian, cangkang pun retak Air mata terakhir merembes dalam warna merah kirmizi Melapisi warna kembali satu demi satu Senyuman pertama pun mulai bersemi Metamorfosis, kini di dalam raga ini Menyalakan inti di dalam warna yang silih berganti Aku bisa terlahir kembali berkali-kali Kisahku akan terus berlanjut Melapisi warna kembali Senyuman pertama pun bersemi